BAB 6 PENDIRIAN DAN PEMBAHARUAN ORGANISASI
A. BISNIS KECIL
Orang memahami bisnis kecil : bisnis yang dimiliki dan dikelola secara lokal dengan jumlah karyawan yang relatif sedikit bekerja di tempat tersebut. Menurut UU RI no.9 tahun 1995 usaha kecil : kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dan memenuhi criteria.
Rabu, 09 November 2011
GLOBALISASI DAN MANAJEMEN
BAB 5
GLOBALISASI DAN MANAJEMEN
A. ARTI GLOBALISASI
1. Proximity ( kedekatan )
Kedekatann ini disebabkan oleh kemajuan teknologi, seperti TV, video, facsimile, dan internet.
2. Location ( lokasi )
Lokasi dan integrasi operasional organisasi diantar negara merupakan bagian dari organisasi secara keseluruhan.
3. Attitude ( sikap )
Globalisasi menunjukkan sikap yang terbuka mengenai praktik-praktik manajemen secara internasional.
GLOBALISASI DAN MANAJEMEN
A. ARTI GLOBALISASI
1. Proximity ( kedekatan )
Kedekatann ini disebabkan oleh kemajuan teknologi, seperti TV, video, facsimile, dan internet.
2. Location ( lokasi )
Lokasi dan integrasi operasional organisasi diantar negara merupakan bagian dari organisasi secara keseluruhan.
3. Attitude ( sikap )
Globalisasi menunjukkan sikap yang terbuka mengenai praktik-praktik manajemen secara internasional.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN ETIKA
BAB 4
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN ETIKA
A. ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL SAAT INI
Contoh organisasi bisnis melaksanakan aktivitas tanggung jawab sosial dan etika :
PT. Tripillar Jayatama bekerjasama dengan SKH Kedaulatan Rakyat memberi
tunjangan beasiswa belajar bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi di Yogyakarta.
Pengusaha-pengusaha nasional bergabung untuk mendukung pendanaan
pengiriman atlet-atlet nasional.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN ETIKA
A. ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL SAAT INI
Contoh organisasi bisnis melaksanakan aktivitas tanggung jawab sosial dan etika :
PT. Tripillar Jayatama bekerjasama dengan SKH Kedaulatan Rakyat memberi
tunjangan beasiswa belajar bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi di Yogyakarta.
Pengusaha-pengusaha nasional bergabung untuk mendukung pendanaan
pengiriman atlet-atlet nasional.
LINGKUNGAN ORGANISASIONAL DAN LINGKUNGAN ALAM
BAB 3
LINGKUNGAN ORGANISASIONAL DAN LINGKUNGAN ALAM
A. PENTINGNYA LINGKUNGAN ORGANISASIONAL DAN ALAM
Trend-trend teknologi sosial, ekonomi, dan politik memberikan dampak yang signifikan terhadap kesuksesan organisasi.Oleh karena itu manajemen harus mempertimbangkan faktor lingkungan organisasional dan alam.
B. LINGKUNGAN ORGANISASIONAL
Organisasi melakukan pertukaran dengan lingkungan eksternal, yaitu elemen yang berada di luar organisasi yang memiliki hubungan relevan terhadap organisasi.Organisasi memperoleh input dari lingkungan eksternal kemudian diolah dan ditransformasikan dalam bentuk produk dan jasa yang merupakan output.
Dua macam elemen dalam lingkungan eksternal :
1. Direct-action elements : secara langsung mempengaruhi kegiatan-kegiatan organisasi.Dikenal dengan istilah stakeholders.
2. Non direct- elements : aspek-aspek teknologi, ekonomi, dan politik masyarakat yang mempengaruhi iklim di mana organisasi beroperasi.
C. DIRECT-ACTION ELEMENTS
Stakeholders dibedakan ke dalam 2 kategori :
Stakeholders Eksternal : mempengaruhi kegiatan organisasi dari luar, meliputi pelanggan, pemasok, pemerintah, kelompok dengan kepentingan khusus, media masa, serikat kerja, lembaga keuangan, dan pesaing.
a) Pelanggan : melakukan pertukaran sumber daya dengan organisasi dalam bentuk uang dengan produk atau jasa.
b) Pemasok : menyediakan berbagai macam input yang dibutuhkan.
c) Pemerintah : menetapkan peraturan, sangsi, dan hukuman terhadap organisasi.
d) Kelompok dengan kepentingan khusus : mempergunakan proses politik untuk memperjuangkan masalah yang menjadi perhatian mereka.
e) Media : kegiatan organisasi menjadi trasparan karena liputan media masa.
f) Serikat kerja : memperkuat hak-hak karyawan dalam organisasi.
g) Lembaga keuangan : organisasi memperoleh dana untuk membiayai operasinya melalui lembaga keuangan.
h) Pesaing : Organisasi perlu mengalahkan perusahaan pesaing.
Stakeholders Internal :
a) Karyawan
b) Pemegang saham dan dewan direksi
D. NON DIRECT-ACTION ELEMENTS
Variabel sosial
1) Demografi
2) Gaya hidup
3) Nilai-nilai sosial
Variabel ekonomi : kondisi dan tren ekonomi umum yang merupakan faktor kritis bagi kegiatan organisasi.
Variabel politik : partai politik yang menang akan memberlakukan kebijakan yang mempengaruhi kegiatan organisasi.
Variabel teknologi : kemajuan di bidang ilmu dan pengembangan produk, proses, dan bahan baku.
E. LINGKUNGAN ALAM
Meningkatnya masalah pada lingkungan alam mempengaruhi kegiatan organisasi, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia sampai pengembangan dan pemasaran produknya.
F. KERANGKA KERJA DALAM MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR LINGKUNGAN ALAM
Model biaya-manfaat : berkeyakinan bahwa peraturan perlindungan dan pemeliharaan lingkungan harus dijalankan bila manfaat potensial dari peraturan tersebut melebihi biaya potensial yang terjadi.
Model sustainable development : organisasi harus terlibat dalam kegiatan yang dapat dipertahankan untuk jangka waktu yang lama.
1. The Legal Posture : organisasi bersedia mematuhi dan melaksanakan
peraturan dan undang-undang mengenai lingkungan alam.
2. The Market Posture : organisasi merespon atas tuntutan pelanggan terhadap lingkungan alam.
3. The Stakeholders Posture : pengembangan dari sikap pasar.
4. The Dark Green Posture : organisasi bersikap proaktif karena kegiatan yang dilakukan hasil kepedulian terhadap alam.
G. TANTANGAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN ORGANISASIONAL DAN LINGKUNGAN ALAM
Organisasi lebih memperhatikan lingkungan internalnya ketimbang munculnya stakeholders baru dalam lingkungan eksternal.
Manajer harus menginterpretasi ulang apa yang dilakukan sebagai respon terhadap tuntutan lingkungan eksternal.
fb comen
LINGKUNGAN ORGANISASIONAL DAN LINGKUNGAN ALAM
A. PENTINGNYA LINGKUNGAN ORGANISASIONAL DAN ALAM
Trend-trend teknologi sosial, ekonomi, dan politik memberikan dampak yang signifikan terhadap kesuksesan organisasi.Oleh karena itu manajemen harus mempertimbangkan faktor lingkungan organisasional dan alam.
B. LINGKUNGAN ORGANISASIONAL
Organisasi melakukan pertukaran dengan lingkungan eksternal, yaitu elemen yang berada di luar organisasi yang memiliki hubungan relevan terhadap organisasi.Organisasi memperoleh input dari lingkungan eksternal kemudian diolah dan ditransformasikan dalam bentuk produk dan jasa yang merupakan output.
Dua macam elemen dalam lingkungan eksternal :
1. Direct-action elements : secara langsung mempengaruhi kegiatan-kegiatan organisasi.Dikenal dengan istilah stakeholders.
2. Non direct- elements : aspek-aspek teknologi, ekonomi, dan politik masyarakat yang mempengaruhi iklim di mana organisasi beroperasi.
C. DIRECT-ACTION ELEMENTS
Stakeholders dibedakan ke dalam 2 kategori :
Stakeholders Eksternal : mempengaruhi kegiatan organisasi dari luar, meliputi pelanggan, pemasok, pemerintah, kelompok dengan kepentingan khusus, media masa, serikat kerja, lembaga keuangan, dan pesaing.
a) Pelanggan : melakukan pertukaran sumber daya dengan organisasi dalam bentuk uang dengan produk atau jasa.
b) Pemasok : menyediakan berbagai macam input yang dibutuhkan.
c) Pemerintah : menetapkan peraturan, sangsi, dan hukuman terhadap organisasi.
d) Kelompok dengan kepentingan khusus : mempergunakan proses politik untuk memperjuangkan masalah yang menjadi perhatian mereka.
e) Media : kegiatan organisasi menjadi trasparan karena liputan media masa.
f) Serikat kerja : memperkuat hak-hak karyawan dalam organisasi.
g) Lembaga keuangan : organisasi memperoleh dana untuk membiayai operasinya melalui lembaga keuangan.
h) Pesaing : Organisasi perlu mengalahkan perusahaan pesaing.
Stakeholders Internal :
a) Karyawan
b) Pemegang saham dan dewan direksi
D. NON DIRECT-ACTION ELEMENTS
Variabel sosial
1) Demografi
2) Gaya hidup
3) Nilai-nilai sosial
Variabel ekonomi : kondisi dan tren ekonomi umum yang merupakan faktor kritis bagi kegiatan organisasi.
Variabel politik : partai politik yang menang akan memberlakukan kebijakan yang mempengaruhi kegiatan organisasi.
Variabel teknologi : kemajuan di bidang ilmu dan pengembangan produk, proses, dan bahan baku.
E. LINGKUNGAN ALAM
Meningkatnya masalah pada lingkungan alam mempengaruhi kegiatan organisasi, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia sampai pengembangan dan pemasaran produknya.
F. KERANGKA KERJA DALAM MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR LINGKUNGAN ALAM
Model biaya-manfaat : berkeyakinan bahwa peraturan perlindungan dan pemeliharaan lingkungan harus dijalankan bila manfaat potensial dari peraturan tersebut melebihi biaya potensial yang terjadi.
Model sustainable development : organisasi harus terlibat dalam kegiatan yang dapat dipertahankan untuk jangka waktu yang lama.
1. The Legal Posture : organisasi bersedia mematuhi dan melaksanakan
peraturan dan undang-undang mengenai lingkungan alam.
2. The Market Posture : organisasi merespon atas tuntutan pelanggan terhadap lingkungan alam.
3. The Stakeholders Posture : pengembangan dari sikap pasar.
4. The Dark Green Posture : organisasi bersikap proaktif karena kegiatan yang dilakukan hasil kepedulian terhadap alam.
G. TANTANGAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN ORGANISASIONAL DAN LINGKUNGAN ALAM
Organisasi lebih memperhatikan lingkungan internalnya ketimbang munculnya stakeholders baru dalam lingkungan eksternal.
Manajer harus menginterpretasi ulang apa yang dilakukan sebagai respon terhadap tuntutan lingkungan eksternal.
fb comen
ORGANISASI, MANAJEMEN, dan MANAJER
BAB 1
ORGANISASI, MANAJEMEN, dan MANAJER
A. ORGANISASI dan MANAJEMEN
Organisasi terbentuk bila dua orang atau lebih saling bekerjasama melalui struktur tertentu dalam mencapai tujuan.Tujuan menjadi elemen dasar dalam penentuan kegiatan.
Bentuk- bentuk organisasi :
1. Organisasi formal : memiliki struktur organisasi dan system pengambilan keputusan
tertentu dalam menjalankan kegiatannya.
2. Organisasi informal : terbentuk jejaring dan hubungan sosial secara spontan.
Manajemen : proses untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan kegiatan anggota organisasi dengan memanfaatkan sumber daya.
Manajer : seseorang yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan usaha pencapaian tujuan organisasi.
Alasan manusia mempelajari organisasi :
* Menyumbang standar hidup manusia masa kini.
* Dapat mencapai cita-cita.
* Membantu seseorang berhubungan dengan masa lalu.
* Kinerja Manajerial dan Organisasional
Kinerja manajerial : ukuran efektivitas dan efisiensi seorang manajer dalam
menjalankan kegiatannya mencapai tujuan organisasi.
Kinerja organisasional : mengukur tingkat efektivitas dan efisiensi usaha-usaha
yang dilakukan dalam mencapai tujuan.
* Prinsip Efisiensi dan Efektivitas
Efisiensi : tindakan yang mampu meminimalkan penggunaan sumberdaya, bahan baku,
teknologi, dan waktu.
Efektivitas : proses pemilihan tujuan yang relevan.
B. PROSES MANAJEMEN
1. Perencanaan : menetapkan tujuan melalui cara yang tepat dan sistematis untuk mencapai tujuan. Tahap awal adalah menyusun tujuan secara obyektif selanjutnya melaksanakan kegiatan. Bersifat jangka panjang dan jangka pendek.
2. Pengorganisasian : membentuk kerjasama antara dua individu atau lebih dalam sebuah struktur.
Staffing : menarik calon karyawan yang prospektif sesuai syarat kerja.
3. Pengarahan : mengarahkan dan mempengaruhi anggota organisasi secara individual maupun keseluruhan.
4. Pengendalian : menjamin bahwa kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan. Tujuannya mengendalikan kualitas secara menyeluruh dari masukan, proses produksi hingga keluaran.
fb comen
ORGANISASI, MANAJEMEN, dan MANAJER
A. ORGANISASI dan MANAJEMEN
Organisasi terbentuk bila dua orang atau lebih saling bekerjasama melalui struktur tertentu dalam mencapai tujuan.Tujuan menjadi elemen dasar dalam penentuan kegiatan.
Bentuk- bentuk organisasi :
1. Organisasi formal : memiliki struktur organisasi dan system pengambilan keputusan
tertentu dalam menjalankan kegiatannya.
2. Organisasi informal : terbentuk jejaring dan hubungan sosial secara spontan.
Manajemen : proses untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan kegiatan anggota organisasi dengan memanfaatkan sumber daya.
Manajer : seseorang yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan usaha pencapaian tujuan organisasi.
Alasan manusia mempelajari organisasi :
* Menyumbang standar hidup manusia masa kini.
* Dapat mencapai cita-cita.
* Membantu seseorang berhubungan dengan masa lalu.
* Kinerja Manajerial dan Organisasional
Kinerja manajerial : ukuran efektivitas dan efisiensi seorang manajer dalam
menjalankan kegiatannya mencapai tujuan organisasi.
Kinerja organisasional : mengukur tingkat efektivitas dan efisiensi usaha-usaha
yang dilakukan dalam mencapai tujuan.
* Prinsip Efisiensi dan Efektivitas
Efisiensi : tindakan yang mampu meminimalkan penggunaan sumberdaya, bahan baku,
teknologi, dan waktu.
Efektivitas : proses pemilihan tujuan yang relevan.
B. PROSES MANAJEMEN
1. Perencanaan : menetapkan tujuan melalui cara yang tepat dan sistematis untuk mencapai tujuan. Tahap awal adalah menyusun tujuan secara obyektif selanjutnya melaksanakan kegiatan. Bersifat jangka panjang dan jangka pendek.
2. Pengorganisasian : membentuk kerjasama antara dua individu atau lebih dalam sebuah struktur.
Staffing : menarik calon karyawan yang prospektif sesuai syarat kerja.
3. Pengarahan : mengarahkan dan mempengaruhi anggota organisasi secara individual maupun keseluruhan.
4. Pengendalian : menjamin bahwa kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan. Tujuannya mengendalikan kualitas secara menyeluruh dari masukan, proses produksi hingga keluaran.
fb comen
Langganan:
Postingan (Atom)